Berikan Anak RUANG

17 Nov
0 comment

Berikan Anak RUANG;

Kadang kita sebagai orang tua merasa lebih tahu segalanya yang ‘terbaik’ untuk anak kita. Memang kita sebagai orang tua ditakdirkan Tuhan untuk terlahir lebih dulu dibandingkan anak kita, sehingga kita merasa lebih banyak memiliki pengalaman hidup. Kita juga merasa lebih banyak memiliki ilmu pengetahuan dibandingkan anak kita hingga kita seakan lebih tahu segalanya dibandingkan anak kita.

Akan tetapi kedua perilaku tersebut (terkadang) menghalangi kita untuk lebih memberikan ruang kepada anak-anak kita untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka, hingga anak-anak kita sulit untuk berkembang ~karena belum apa-apa kita sudah lebih banyak memberikan mereka petuah dibandingkan lebih banyak mendengar apa yang menjadi keinginan mereka, dan untuk ikut serta merasakan apa yang mereka rasakan. Karena kalau kita sebagai orang tua inginnya lebih banyak bicara dibandingkan mendengar suara anak-anak kita, akhirnya sulit bagi kita memberikan mereka ruang untuk menjadi diri mereka sendiri.

Anak tidak diberikan kesempatan untuk mengenal siapa diri mereka sesungguhnya (bagaimana mereka dapat mengenal diri mereka sendiri kalau mereka tidak diberikan kebebasan untuk berbicara dengan lepas..?) karena belum apa-apa sudah kita potong pembicaraan mereka ~kita merasa lebih tahu segalanya.

Maka tidak heran anak-anak kita sulit dekat dengan orang tuanya, karena mereka tidak bisa menjadi diri mereka sendiri hingga akhirnya anak-anak kita ‘diambil‘ oleh lingkungannya. Inikah yang kita inginkan..??

 

Tips-Tips agar kita dapat memberikan ruang agar anak bisa berkembang

  1. Setiap anak pasti membutuhkan tempat untuk ‘curhat’, maka jadikan diri kita menjadi tempat curhat terbaik bagi mereka, yaitu dengan lebih banyak mendengar dibandingkan bicara.
  2. Rangsang anak untuk lebih banyak bicara mengenai apa yang mereka rasakan dalam kesehariannya, agar mereka tidak memiliki rasa sungkan lagi untuk bicara dengan orang tuanya ~karena orang tuanya sudah terbuka terlebih dahulu kepada mereka.
  3. Jadikan momen interaksi orang tua dan anak menjadi momen yang paling ditunggu oleh anak-anak kita, karena mereka merasa bisa menjadi diri mereka sesungguhnya… karena mereka tahu orang tua mereka menerima mereka dengan segala kekurangan dan kelebihan yang mereka miliki.
  4. Untuk setiap perubahan tentunya memerlukan proses penyesuaian. Remaja butuh ruang dalam mereka melakukan penyesuaian terhadap berbagai perubahan yang terjadi pada dirinya.
  5. Berikan kepercayaan pada anak remaja untuk membuat keputusan. Sesekali mungkin mereka salah dalam melakukan keputusan, tetap dampingi dengan penuh kasih sayang.
  6. Menjaga komunikasi yang baik dan suportif dengan anak remaja, tidak berkomunikasi seperti kepada anak kecil, beri ruang untuk berdiskusi.
  7. Jangan memberikan hukuman secara fisik, memukul atau berteriak. Itu tidak membuat pesan kita lebih bisa didengar.

Rujukan: https://seputargk.id/ayo-beri-ruang-pada-anak-remaja/

Leave your thought