TUJUAN KELUARGA

08 May
0 comment

TUJUAN KELUARGA;

Keluarga dapat dianalogikan sebagai sebuah perusahaan. Mengapa? Karena di dalam sebuah perusahaan, ada sekumpulan orang yang menjalankan peran mereka masing-masing. Begitu pun dengan keluarga. Ada peran ayah, ada peran ibu, dan anak-anak. Tetapi agar sebuah perusahaan bisa berjalan dengan baik, maka diikatlah oleh visi dan misi, agar memiliki kesamaan dalam menata langkah menuju masa depan, dan menjadi pegangan dalam menjalani aktivitas bersama.

Setiap keluarga (seharusnya) memiliki tujuan yang jelas, karena tanpa tujuan yang jelas, menjadikan keluarga tersebut tidak memiliki arah. Dalam mengarungi kehidupan ‘bahtera’ keluarga, akan mudah sekali keluarga kita terkena dampak dari rusaknya tatanan kehidupan keluarga kita jika ada hambatan dan masalah yang menghampiri. Apalagi ketika kita (sebagai orang tua) tidak menguasai ilmu Parenting, pasti setiap masalah kita selesaikan dengan cara yang hanya kita pahami. Namun bagaimana dengan masalah yang tidak kita pahami, biasanya naluri dan emosi yang menjadi panglimanya. Akhirnya membawa kita ke arah yang tidak kita inginkan tanpa disadari.

Oleh karena itu, mari para Orang tua, kita belajar ilmu Parenting. Karena menjadi orang tua tidak ada sekolahnya, dan ketika kita memutuskan menjadi orang tua, kita harus memaksa diri untuk mau belajar menjadi orang tua yang benar, agar kehidupan keluarga yang kita jalani adalah kehidupan keluarga yang harmonis ~ dambaan dan impian kita bersama. Dan untuk mewujudkannya, pertama kali yang harus lakukan adalah menentukan tujuan keluarga yang kita inginkan, agar kita dapat meraih masa depan terbaik.

 

Tips-tips dalam menentukan arah dan tujuan sebuah keluarga

  1. Kumpulkan semua anggota keluarga kita, meski sebagiannya bukan anggota keluarga inti, tetapi mereka adalah orang-orang yang hidup satu atap dengan kita. Kumpulkan mereka, agar kita dapat berdiskusi menentukan tujuan atau arah keluarga yang kita inginkan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
  2. Dengarkan pendapat setiap anggota keluarga kita, baik yang inti maupun yang tidak, agar kita semua dapat memahami setiap keinginan anggota keluarga kita. Ini akan menjadi pegangan kita dalam menentukan tujuan (arah) ~ mau dibawa ke mana masa depan keluarga kita.
  3. Rangkum semua masukan untuk dideklarasikan bersama secara tertulis. Dan agar semua orang mudah melihatnya, maka pampanglah tulisan tersebut di dinding, sebagai pengingat untuk kita betapa pentingnya tujuan keluarga ini. Karena tujuan ini dibuat dengan melibatkan kita semua, jadi tidak ada lagi ‘alasan’ untuk melanggarnya.
  4. Ingat, anak meniru apa yang dilakukan orangtuanya. Jika ingin anak Anda disiplin, konsekuen, dan setia pada tujuan keluarga, maka jadilah panutan yang baik.

( sumber: https://www.sehatq.com/artikel/peran-keluarga-dalam-proses-sosialisasi-si-kecil-lakukan-7-langkah-ini )

Leave your thought