Jangan Tergesa gesa

20 Sep
0 comment

Jangan Tergesa gesa; Manusia cenderung suka tergesa-gesa dalam mengambil tindakan, atau terburu-buru dalam mengambil sebuah keputusan. Manusia yang tergesa-gesa biasanya sedang dalam pikiran yang tidak tentram, ia cemas dan khawatir terhadap takdir yang sebenarnya telah digariskan.

Makna tergesa dan terburu-buru ini berbeda dari sikap sigap, cepat, dan tanggap yang selalu diiringi dengan pikiran jernih dan matang. Sikap tergesa-gesa justru lebih dekat dengan tindakan gegabah dan ceroboh. Itulah sebabnya banyak yang mengatakan bahwa tergesa dan terburu-buru merupakan godaan setan.

Kita selalu menginginkan dapat meraih kesuksesan secepatnya, meraih impian kita secepatnya, meraih prestasi kita secepatnya. Kita selalu ingin meraih apa pun dalam kehidupan ini dengan secepatnya, akhirnya kita selalu tergesa-gesa dalam setiap langkah kaki kita.
Kita tidak dapat menikmati proses dalam menuju apa yang kita inginkan.

Apabila kita tidak dapat meraihnya, kita lalu kecewa, kita bawa ke dalam perasaan kita yang menyebabkan diri kita terperangkap dalam pikiran kita sendiri, dan akhirnya kita sulit melangkahkan kaki kita lagi di dalam kehidupan ini untuk meraih impian-impian kita yang lain. Padahal kalau kita tidak tergesa-gesa untuk secepat mungkin meraih apa pun yang kita inginkan, pasti apa pun hasilnya akan kita syukuri karena tidak ada hal baik yang instan di dalam kehidupan ini. Pasti semuanya membutuhkan proses dalam meraihnya. Kita harus mau menikmati prosesnya.

Tak perlu iri apalagi dengki kalau ada orang yang lebih berhasil dalam kehidupannya dibandingkan diri kita. Yang harus kita lakukan adalah: pelajari apa yang membuat orang tersebut bisa berhasil. Karena tugas manusia adalah hanya berikhtiar yang terbaik, karena sekali lagi, hasil adalah wewenang Tuhan untuk menentukannya.

Tips-Tips agar kita tidak selalu tergesa-gesa dalam meraih apa yang kita inginkan:

  1. Ingat, kehidupan ini bisa kita ibaratkan seperti lomba balap lari marathon, bukan balap lari cepat karena membutuhkan waktu dan konsistensi menuju garis akhir. Apabila dalam balap lari marathon kita ingin melakukan apa yang orang lakukan dalam balap lari cepat, kira-kira apakah kita mampu menyentuh garis akhirnya?
  2. Kehidupan di dunia ini adalah tempatnya kita meraih prestasi. Tetapi prestasi di sini jangan terus kita korelasikan dengan hasil yang berhasil kita dapatkan, melainkan fokus terhadap ikhtiar terbaik yang bisa kita lakukan agar kita tidak tergesa-gesa menuntut hasilnya dan membuat diri kita kecewa apabila tidak berhasil mendapatkannya.
  3. Tuhan tidak menuntut kita untuk berhasil, tetapi Tuhan menuntut kita untuk berikhtiar yang terbaik, mengeluarkan seluruh kemampuan yang kita miliki. Sedangkan ikhtiar yang terbaik tidak bisa dilakukan apabila kita tergesa-gesa dalam melakukannya, karena dalam ikhtiar terbaik pasti memerlukan proses, dan proses itu memerlukan kesabaran dalam menjalaninya.

( sumber: https://tafsiralquran.id/jangan-tergesa-gesa-ini-dalil-larangannya-dalam-al-quran/ )

Leave your thought