Mengenal Diri

08 Jul
0 comment

Mengenal Diri; Siapakah diri kita sebenarnya? Mengapa kita dilahirkan ke muka bumi ini? Apakah misi kehidupan kita di dunia ini? Apakah tujuan hidup kita? Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin jarang kita pikirkan atau tidak terlalu kita pedulikan.

Sejak kecil hingga dewasa, kita sangat jarang diajak untuk memikirkannya. Padahal inilah sumber dari segala masalah utama di dalam kehidupan kita kalau kita tidak mau memikirkannya. Karena banyak manusia yang hidupnya selalu dilanda kegalauan, kebingungan, dan stress karena tidak tahu apa yang seharusnya dia lakukan dalam hidupnya yang sementara ini. Hidupnya hanya untuk memenuhi nafsu keduniawiannya saja seperti sibuk mengumpulkan harta, tahta dan wanita tanpa memikirkan kontribusi dan karya apa yang dapat dipersembahkannya bagi umat manusia.

Padahal Tuhan menciptakan manusia bukan tanpa sebab, pasti memiliki tugas yang harus diemban oleh mahluk ciptaan-Nya tersebut. Karena Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu yang sia-sia, sedangkan kita, manusia, mahluk ciptaannya yang paling sempurna, sering lalai dan tidak mau memikirkannya.

Dalam agama kita sudah diberitahukan bahwa kalau kita tidak menginginkan kehidupan yang sempit, maka taati perintah agama di mana salah satu perintahnya adalah menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi sesama. Nah, salah satu cara agar kita menjadi manusia yang bermanfaat adalah dengan cara memikirkan siapa diri kita sebenarnya agar kita dapat mengetahui potensi diri kita sejati, agar kita dapat berkontribusi, berkarya, dan bermanaat bagi umat manusia.

Berikut cara yang dapat kita lakukan agar mengenal diri :

  1. Mencari tempat yang tenang dan nyaman, bebas dari gangguan sekitar agar kita memiliki ketenangan untuk bertanya ke dalam diri sendiri dengan jujur tanpa memikirkan berapa banyak uang yang dapat kita miliki agar pikiran kita bisa fokus dan memiliki tingkat kesadaran yang tinggi untuk menjawabnya.
  2. Ajukan pertanyaan-pertanyaan ke dalam diri kita sendiri dengan jujur tanpa adanya intervensi dari siapa saja, hanya kita dan Tuhan yang mengetahuinya, seperti: siapakah diri kita sebenarnya? Mengapa kita dilahirkan di muka bumi ini? Apakah misi kehidupan kita? Apakah tujuan hidup kita? Potensi apa yang kita miliki? Kontribusi dan karya apa yang bisa kita persembahkan bagi umat manusia? Tuliskan semua itu diselembar kertas putih yang kosong, tuliskan tanpa adanya jeda waktu agar tidak ada pikiran kita yang lain dapat mempengaruhi kita dalam proses berpikir.
  3. Makin mendekatkan diri dengan sang Pencipta. Makin banyak beribadah. Boleh jadi kegagalan dalam hidup merupakan cara Sang Pencipta agar diri kita mendekatkan diri kepada-Nya.
  4. Temukan passion hidup Anda. Menemukan passion diri bisa dilakukan dengan mencoba hal-hal baru yang kita senangi. Do what you love and love what you do. Dalam menggeluti suatu aktivitas kita perlu mencintainya dan melakukannya setulus hati, hal itulah yang membuat kita nyaman dan dapat terus berkarya.
  5. Tetapkan target atau pencapaian Anda. Hal ini bisa dikerucutkan menjadi target bulanan. Tetapkan target-target sederhana yang saling berkesinambungan untuk memulainya seperti, “di bulan ini saya harus menguasai ilmu marketing”, “bulan selanjutnya saya harus memulai usaha mandiri, dan seterusnya”. Hal ini akan memudahkan kita untuk mencapai tujuan hidup.

( sumber: https://kumparan.com/temali/6-langkah-yang-saya-tempuh-untuk-temukan-jati-diri-1sXm8iRdL2r/full )

Leave your thought