Agar Anak Mandiri

19 Mar
0 comment

Agar Anak Mandiri; Waktu anak masih kecil adalah momen yang paling tepat dalam menabur kebiasaan yang akan diteruskan sampai dewasa. Usia anak-anak adalah usia dimana seorang anak manusia belum terbentuk karakternya, maka kalau sejak kecil kita tanamkan sikap mandiri kepada anak akan jauh lebih mudah daripada ketika anak tersebut sudah dewasa. Karena kalau mereka sudah dewasa pastinya karakter mereka sudah terbentuk. Jadi kalau kita baru mau mulai menanamkan sikap mandiri kepada anak yang sudah besar atau dewasa, tentu akan jauh lebih sulit.

Karakter terbentuk akibat kebiasaan-kebiasaan yang sering kita lakukan. Banyak orang yang baru ingin mengubah kebiasaannya ketika sudah dewasa. Hal itu akan membuat dirinya harus mengalami perjuangan yang sangat berat dan sulit. Biasanya seorang anak manusia yang sudah dewasa baru bisa mengubah kebiasaan buruk menjadi baik apabila sudah mengalami musibah terlebih dahulu, setelah dia kepentok dan menyadari bahwa ada kebiasaannya yang salah selama ini. Itukah yang kita inginkan terjadi kepada anak kita?  (harus kepentok dulu?)

Beberapa hal yang harus diperhatikan agar anak memiliki sikap mandiri.

  1. Jadikan sikap mandiri ini sebagai sikap yang normal dalam keluarga kita agar anak bisa melihat secara langsung bahwa setiap anggota keluarga melakukan sikap mandiri ini, dan ini akan lebih mudah untuk anak pahami daripada kita hanya memberikan nasehat saja.
  2. Ajarkan sikap mandiri ini secara bertahap kepada anak sesuai dengan tumbuh kembangnya agar anak dapat langsung melakukannya. Tentukan sikap-sikap mandiri seperti apa yang harus anak kita lakukan, setelah itu langsung anak praktekkan. Apabila mereka belum mengerti maka bisa kita ajarkan terlebih dahulu.
  3. Lakukan sikap mandiri ini secara konsisten sampai menjadi karakter anak kita. Karena manusia adalah mahluk pengulangan, maka dibutuhkan konsistensi dalam pembentukan karakter mereka secara terus-menerus.
  4. Kemandirian dimulai dari urusan-urusannya sendiri di rumah. Beri anak tugas-tugas sederhana seperti membersihkan dan merapikan kamar sendiri, membuat daftar barang yang dibutuhkan, mengemas tasnya sendiri, dan sebagainya.
  5. Berikan dorongan, motivasi, dan pujian kepada anak. Ketika anak sudah melakukan hal-hal yang dia janjikan, jangan ragu untuk mengatakan kepadanya betapa bangganya kita kepada mereka.

( sumber: https://www.halodoc.com/artikel/ajarkan-anak-mandiri-dengan-7-cara-ini )

Leave your thought