Pentingnya Memiliki Empati

24 Feb
0 comment

Pentingnya Memiliki Empati; Apa itu empati? Empati adalah kemampuan untuk berbagi dan mamahami emosi orang lain. Ada tiga jenis empati:

  1. Empati afektif: kemampuan untuk berbagi emosi dengan orang lain. Orang yang memiliki empati jenis ini biasanya adalah mereka yang menunjukkan reaksi mendalam saat menonton film horor. Mereka akan merasa takut atau merasakan derita orang lain saat melihat orang lain mengalaminya.
  2. Empati kognitif: kemampuan untuk memahami emosi orang lain. Contohnya adalah psikolog yang memahami emosi kliennya secara rasional, tapi tak harus berbagi emosi secara mendalam.
  3. Empati regulasi emosional: kemampuan untuk mengatur sebuah emosi. Misalnya, ahli bedah yang bisa mengendalikan emosinya saat mengoperasi pasien.

Empati tidak sama dengan meniru atau imitasi. Untuk memiliki rasa empati kita harus memiliki kesadaran diri dan juga jarak antara diri sendiri dan orang lain.

Orang sering mengatakan psikopat tidak memiliki empati, padahal tidak begitu. Seorang psikopat memiliki kemampuan empati kognitif, karena mereka perlu mengetahui perasaan korbannya saat disiksa. Bahkan seorang psikopat sangat mahir dalam mengatur emosinya. Yang tidak dimiliki oleh seorang psikopat adalah simpati –karena mereka tahu orang lain menderita, tapi tak peduli.

Empati membuat kita mampu memahami perasaan orang lain sehingga (diharapkan) dapat memberi respon yang sesuai. Orang yang gemar menolong orang lain sering dianggap memiliki rasa empati yang besar. Padahal, tidak selalu demikian. Empati juga dapat menghambat tindakan sosial atau bahkan memicu perilaku tercela. Rasa empati yang besar pada anggota keluarga atau kelompok juga dapat memicu rasa benci dan sikap menyerang orang lain yang kita anggap sebagai ancaman atau musuh.

Penelitian menunjukkan, bagian otak yang mengatur empati sangat adaptif pada berbagai jenis situasi. Terkadang kita butuh rasa empati, tapi di lain waktu mungkin kita perlu ‘mematikan’ rasa empati demi melindungi diri dan orang lain.

( sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2017/01/09/140000423/memahami.empati.dan.mengapa.manusia.membutuhkannya?page=all )

Leave your thought