Mulutmu Harimaumu

09 Feb
0 comment

Mulutmu Harimaumu; Sebetulnya peribahasa ini cukup ‘ngetop’ (banyak yang tahu, minimal pernah dengar), namun sayangnya lebih banyak yang memaknainya secara ‘negatif’. Padahal, peribahasa ini juga punya makna “Setiap kata-kata kita memiliki kekuatan yang sangat besar efeknya bagi diri sendiri maupun orang lain” –efeknya bisa jadi buruk, maupun baik.

Ya, kata-kata memiliki banyak manfaat. Meskipun terlihat remeh, ada banyak manfaat mendalam yang dapat diperoleh melalui kata-kata. Salah satunya adalah untuk menyembuhkan. Kata-kata yang tepat dalam situasi cemas dapat menenangkan seseorang. Misalnya: kata-kata yang mengingatkan bahwa mereka dicintai, dihormati, dihargai…

Kata-kata ‘penyembuh’ dapat memperbaiki suasana hati seseorang, sehingga ia menjalani hari dengan penuh semangat dan kegembiraan. Kata-kata dapat mengubah hidup seseorang melalui:

  1. Labelling.

Penelitian ilmu saraf menunjukkan adanya efek kata-kata bagi otak, dimana secara sadar mengenali dan memberi label pada emosi (sedih, cemas, bingung).

  1. Menulis.

Psikolog James Pennebaker mengungkapkan bahwa penggunaan kata-kata dalam pengungkapan diri dapat membantu penyembuhan psikologis seseorang. Penyembuhan yang dimaksud adalah penyembuhan dari trauma dalam mengungkapkan perasaan, menemukan makna yang lebih dalam dan memperoleh perspektif yang lebih luas tentang kehidupan. Penelitian lain menunjukkan bahwa menulis berasosiasi dengan tekanan darah, rasa sakit, dan penggunaan obat-obatan yang lebih rendah. Tak hanya itu, menulis juga berasosiasi dengan pengurangan depresi dan peningkatan fungsi kekebalan tubuh. Jadi, secara umum, menulis dapat membawa efek kesehatan yang positif.

  1. Membaca.

Tidak hanya menulis, membaca juga memiliki dampak yang cukup kuat pada seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa membaca puisi dan cerita tentang kehidupan seseorang dapat menjadi terapi tersendiri. Ahli saraf UCLA Daniel Siegel telah mendeskripsikan bahwa puisi dapat membuat seseorang menjadi lebih berhati-hati dan memungkinkan seseorang dapat melihat dirinya sendiri serta dunianya dalam perspektif baru. Penelitian juga menunjukkan bahwa membaca cerita dapat menciptakan empati yang lebih besar.

( sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2019/11/25/153300665/mulutmu-harimaumu–ketika-kata-kata-punya-kekuatan-besar?page=all )

 

Leave your thought