Tugas Kita di Dunia

05 Jan
0 comment

Tugas Kita di Dunia; Kenapa kita ada di dunia ini..? Mengapa Tuhan menciptakan kita..?  Adakah misi tertentu yang sedang kita emban..?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang paling mendasar bagi kita, umat manusia. Pemahaman akan misi hidup kita dapat ‘memecut’ diri untuk hanya mengerjakan hal-hal yang berarti, yang bermanfaat, untuk mewujudkan kesuksesan hidup, menjalankan ‘misi’ dan menjadikan hidup kita lebih berarti (baca: bermanfaat) bagi sebanyak-banyak orang.

Lalu, bagaimanakah cara mengetahuinya (apa misi hidup kita)..?

salah satu caranya, coba tanyakan hal ini pada diri sendiri :

  • Mengapa Tuhan takdirkan diri ini berada bersama orang-orang ini..?  Dengan karakteristik dan kondisi yang seperti ini..?
  • Apa tugas yang Tuhan berikan pada diri ini? Apa pelayanan yang mesti dikerjakan dan diberikan pada-Nya?

Lalu tanyakan pula:

  • Apakah yang ‘menggerakkan’ jiwa kita..?
  • Apakah yang rela kita jalani dengan sukarela..?

Kalau kita terus menerus hanya memikirkan (kesenangan) diri sendiri, maka secara otomatis kita mematikan kesuksesan yang seharusnya kita miliki. Tuhan sudah ‘membocorkannya’ bahwa kalau kita ingin sukses dalam kehidupan ini, maka kita harus meminta pertolongan Tuhan, karena hanya Tuhan lah yang dapat ‘mengizinkan’ hamba-Nya itu sukses atau tidak –dan cara terbaik untuk mengundang pertolongan Tuhan yaitu dengan cara berkontribusi bagi kehidupan umat banyak.

  1. Setiap manusia dilahirkan bersama dengan keunikan yang ia miliki berupa potensi dan minat yang berbeda-beda agar setiap manusia bisa berkontribusi di dalam kehidupannya di dunia ini sesuai dengan keahlian yang ia miliki.
  2. Manfaatkan secara maksimal setiap potensi yang kita miliki, karena kalau kita tidak memaksimalkan talenta yang kita miliki dengan cara melatihnya, maka sulit bagi diri kita untuk dapat berkontribusi dengan maksimal. Karena hanya orang yang mempersiapkan dirinya dengan cara-cara terbaik saja yang bisa berkontribusi bagi umat banyak.
  3. Sadarilah bahwa umat manusia menunggu kontribusi apa yang dapat kita berikan kepada mereka. Jangan sampai kita lama menunggu apa yang bisa kita kontribusikan bagi sesama, tetapi kitalah yang seharusnya banyak berpikir: tugas apa yang Tuhan inginkan di dalam kehidupan kita agar kita bisa kontribusikan sesuai dengan potensi yang kita miliki.

( sumber: https://esqtraining.com/untuk-apa-kita-hidup-di-dunia-untuk-apa-kita-diciptakan/ )

Leave your thought