Warisan Terbaik Kita

23 Dec
0 comment

Warisan Terbaik Kita;  Semua orang (bahkan hewan dan tumbuhan) pasti akan mati. Pertanyaannya adalah: “Lalu apa yang akan kita wariskan? Apakah kebaikan, atau keburukan?” Nah, banyak yang menjawab, atau ingin menjawab pertanyaan ini dengan “kebaikan”. Akan tetapi lebih banyak yang sekedar ingin, tanpa mengupayakannya dengan sungguh-sungguh, atau mungkin mengabaikannya samasekali. Ada pula yang menunggu-nunggu kapan waktu yang tepat untuk melakukannya –padahal kematian itu bisa datang setiap saat.

Ada tiga warisan terbaik yang setiap orang dapat melaksanakannya tanpa harus menunggu kaya, sukses, dan sebagainya, yaitu: sedekah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang shaleh.

  1. Senyum saja sudah sedekah. Artinya, bersikap ramah dan membuat orang yang bersama kita nyaman adalah kebaikan abadi. Senyum hakikatnya ekspresi jiwa nyata, cermin diri yang tulus dan penuh syukur atas kehidupan yang dijalani. Tidak perlu menunggu kaya harta untuk bersedekah, bukan? Tentu saja, alangkah baiknya semakin banyak harta benda yang disedekahkan, diwakafkan, ambil secukupnya, tinggalkan sepantasnya.
  2. Setiap orang memiliki ilmu pengetahuan dari yang sederhana hingga yang paling rumit –sesuai kapasitasnya masing-masing. Jikalau hanya/baru bisa membaca, maka ajarkanlah dengan senang hati dan ikhlas kepada yang belum bisa. Tak ada alasan untuk tidak berbagi ilmu, tak harus berstatus “guru”. Ketika setiap manusia mau belajar, mengajar, dan mengembangkannya, maka sesungguhnya pilar peradaban tengah ditegakkan.
  3. Anak yang shaleh lahir dari pendidikan dengan ‘kurikulum’ keluarga yang shaleh juga. Artinya, pendidikan menjadi hal yang utama dalam kehidupan sebuah keluarga dan masyarakat. Anak yang shaleh tak hanya bermanfaat bagi kedua orang tuanya, tetapi juga bagi orang banyak.

Pada hakikatnya memberikan kita hikmah, antara lain: bahwa hidup ini harus seimbang, jangan berlebih-lebihan.Kehidupan dunia harus dipenuhi dalam rangka menyiapkan bekal di akhirat nanti, pun sebaliknya. Tak ada yang boleh diabaikan salah satunya, sama pentingnya; bangunlah kebudayaan dan wariskan peradaban terbaik bagi kemanusiaan. Dalam makna yang lebih luas, ilmu bermanfaat itu artinya ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan sebagai penopang peradaban yang manfaatannya dapat dirasakan bagi umat manusia –sebisa mungkin kita harus mewariskan yang terbaik sebelum ajal menjemput.

( sumber: https://republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/17/05/05/oph056313-warisan-terbaik )

Leave your thought