Cita-cita vs Khayalan

01 Nov
0 comment

Cita-cita vs Khayalan; “Saya ingin membuat pesawat terbang” kata seorang anak kepada ayahnya.

“Benarkah itu cita-citamu, Nak?  Atau Kamu sedang berkhayal saja?”  timpal sang ayah.

“Memang ada bedanya?” Sahut sang anak.

Baik, cukup sampai di sana saja dialog ayah-anak tersebut. Sekarang, mari kita bahas perbedaannya:

  1. Cita-cita adalah sebuah rencana akan masa depan (yang diinginkan) dengan diiringi upaya maksimal untuk mewujudkan hal tersebut.

Sedangkan khayalah adalah sebuah keinginan akan sesuatu yang terjadi di masa depan, dimana keinginan tersebut tidak didasari oleh keyakinan yang kuat bahwa hal tersebut akan terjadi, di saat yang bersamaan juga tidak ada planning (rencana), upaya, maupun kuasa atau kendali di dalam mewujudkan hal tersebut –misalnya ingin punya rumah mewah di Pondok Indah dengan mobil sport di garasinya. Jika keinginan tersebut tidak kita yakini betul dapat diwujudkan, tidak pula memiliki kemampuan maupun rencana untuk mewujudkannya, maka itu adalah khayalan.

  1. Cita-cita akan memberikan energi bagi seseorang untuk bertindak lebih baik dibandingkan dengan khayalan. Di dalam cita-cita ada suatu rencana, muncul gambaran akan hal hal yang sebaiknya dilalui, bahkan muncul hambatan hambatan yang perlu diselesaikan. Gambaran tersebut begitu jelas sehingga seseorang tahu persis langkah-langkah yang akan dilakukannya untuk segera mewujudkannya.

Maka jika saat ini Anda memiliki keinginan yang belum terwujud, silahkan dicek lagi… tanyakan secara jujur kepada diri sendiri, apakah keinginan tersebut termasuk cita-cita, ataukah sekedar khayalan belaka…(?)

( sumber: https://www.kubikleadership.com/inilah-perbedaan-antara-harapan-optimis-dan-angan-angan/ )

Leave your thought