Cara Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak

31 Aug
0 comment

Cara Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak; Lazimnya perbedaan karakter dan sifat anak (atau manusia pada umumnya), begitu pula gaya dan metode belajar. Anak memiliki gaya dan metode yang berbeda-beda dalam belajar. Salah satu caranya adalah melalui gerak tubuh atau kinestetik, dimana pelakunya biasa disebut mover.

Anak dengan kecerdasan kinestetik yang tinggi biasanya lebih mahir dalam bidang olahraga dan seni yang menggunakan gerak tubuh seperti acting atau dancing. Ia juga mahir menggunakan instrumen/objek sehingga cocok di bidang mekanik, (ahli) bedah, atau kedokteran gigi.

Pertanyaannya, bagaimana cara mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak?

Anak dengan kecerdasan kinestetik membutuhkan proses belajar melalui sentuhan, tindakan, gerakan dan aktivitas yang bersifat hands-on –proses belajar yang pasif seperti duduk tenang mendengarkan atau mengamati membuat mereka cepat bosan. Mereka belajar melalui: manipulasi objek dan benda-benda, melakukan eksperimen dan tugas-tugas yang bersifat fisik, menguasai suatu keterampilan melalui pengulangan (repetisi).

Beberapa contoh praktis

Berikut adalah beberapa cara untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak:

1.  Aktivitas fisik.

Aktivitas dapat berupa melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, membersihkan tempat tidur, atau olahraga. Setelah selesai, minta anak menceritakan yang dirasakan dan menjelaskan prosesnya.

2.  Beri ruang untuk bergerak.

Perdengarkan musik yang disukai anak dan mintalah untuk mengikuti irama musik tersebut. Letakkan barang-barang yang mudah rusak atau pecah di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak.

3.  Ajarkan konsep-konsep melalui gerakan.

Misalnya menjelaskan anggota tubuh dengan menunjuk atau memegangnya. Atau menjelaskan konsep ‘panjang’ dan ‘pendek’ dengan gerakan.

4.  Bawa ke tempat yang baru dan cukup luas.

Ajak anak ke tempat yang memungkinkannya untuk bereksplorasi melalui gerakan atau memegang objek-objek di tempat tersebut, seperti taman bermain, tempat olahraga, atau arena seni.

5.  Permainan yang membangun atau memperbaiki sesuatu.

misalnya membuat istana dari pasir atau lilin, bermain balok, melipat kertas, atau menambal barang yang rusak.

6.  Bantu anak mengeksplorasi hobinya.

Dorong mereka berpartisipasi dalam kompetisi olahraga atau seni pertunjukan.

( sumber: https://www.klikdokter.com/rubrik/read/2701054/kecerdasan-kinestetik-anak-dan-cara-mengembangkannya )

Leave your thought