Mengenali dan Meningkatkan Kecerdasan Emosi Anak

12 Jun
0 comment

Mengenali dan Meningkatkan Kecerdasan Emosi Anak; Kecerdasan Emosional yang juga dikenal EQ (Emotional Quotient ) adalah kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi. Kecerdasan emosional membantu seseorang untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain, mengatasi sebuah situasi, serta mengembangkan pola pikir yang jernih.

Orang tua memiliki peran penting dalam perkembangan emosional anak. Orang tua dapat membantu anak belajar cara mengekspresikan perasaannya melalui pengajaran, pemodelan, dan pembimbingan dalam menerapkan keterampilan manajemen emosi. Berikut adalah cara-cara yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu mengembangkan kecerdasan emosional anak:

  1. Bantu anak untuk mengenali perasaannya sendiri

Langkah awal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak mengenali perasaannya sendiri adalah dengan meningkatkan kosa kata anak. Diskusikan perasaan yang anak rasakan berkaitan dengan peristiwa yang terjadi sehari-hari. Dorong pula anak untuk memahami pikiran dan perasaan orang lain. Bisa sambil membaca buku cerita bersama anak, lalu mendiskusikan perasaan tokoh-tokohnya (sesuai situasi yang sedang diceritakan).

  1. Berikan anak kesempatan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

Biarkan anak untuk berpikir strategi pemecahan masalahnya serta biarkan anak memetik pelajaran dari kesalahannya sendiri. Terkadang, anak juga membutuhkan bantuan orang tua untuk bertukar pikiran. Berilah jawaban-jawaban yang justru mendorong anak untuk memikirkan cara-cara alternatif untuk menyelesaikan masalahnya.

  1. Peka terhadap perasaan anak.

Orang tua dapat memulainya dengan bersikap empatik terhadap perasaan anak. Ketika anak merasa kesal dan tertekan, cobalah untuk merefleksikan perasaan anak secara verbal sehingga orang tua dapat membantu memberitahukan apa yang akan dikatakan anak. Hindari bersikap menghakimi dan memberi nasihat sebelum anak memberitahukan masalahnya.

  1. Menghabiskan lebih banyak waktu bersama anak.

Jadwalkan waktu untuk berdialog secara khusus dengan anak untuk membicarakan tentang apa yang anak alami setiap harinya. Hal ini dapat dilaksanakan pada waktu sebelum anak tidur ataupun saat makan bersama. Orang tua harus paham dan memastikan bahwa anak memberitahukan tentang kegiatan apa yang lakukannya, apa minatnya, bagaimana perasaannya, tentang masalah yang mungkin dialaminya, dan tentang keberhasilan yang mungkin diraihnya akhir-akhir ini. Dengan mengetahui informasi-informasi tersebut, orang tua dapat membangun ikatan yang lebih kuat dengan anak, karena anak merasa nyaman dengan orang tua.

  1. Beritahu anak mengenai perasaan orang tua.

Salah satu cara terbaik untuk menumbuhkan kecerdasan emosional adalah dengan cara menunjukkannya. Namun, seringkali orang tua hanya menunjukkan emosi kecewa, sedih atau marah pada anak. Sangat penting bagi orang tua menunjukkan serta membicarakan mengenai emosi positif. Yang perlu diingat oleh orang tua adalah jangan pernah menyalahkan anak karena anak telah memicu perasaan marah atau sedih Anda, para orang tua. Orang tua sendirilah yang membuat dirinya marah atau sedih –bukan anaknya.

( sumber: https://tirto.id/mengenal-kecerdasan-emosional-anak-dan-cara-mengembangkannya-ekAE )

Leave your thought