Mengapa Bersedekah

21 May
0 comment

Mengapa Bersedekah; Haruskah Bersedekah?

Kalau dipikir-pikir, bersedekah itu akan mengurangi uang/harta yang kita miliki –lebih baik ditabung saja bukan? Benarkah demikian?

Sepintas ‘pikiran’ itu tampaknya benar. Namun kalau dipikir-pikir lagi, lebih dalam, lebih jauh… bagaimana seandainya di masa ‘menabung’ itu kita wafat..? atau tidak usah wafat deh –karena kita pasti wafat– tetapi tiba-tiba sakit parah yang mengharuskan kita berobat dengan biaya besar (dirawat intensif di RS, harus bolak-balik ke dokter) dan sebagainya?

Habis juga akhirnya tabungan kita, bahkan bisa sampai berhutang, jual aset, dan sebagainya. Oleh karenanya kita harus memahami hakikat dan manfaat sedekah:

  1. Sedekah Anda akan diganti dengan yang lebih baik lagi.

Penghasilan Anda belum cukup untuk kebutuhan sehari-hari? Masih memikirkan biaya sekolah anak-anak Anda yang masih belum cukup juga? Justru itulah kita dianjurkan untuk bersedekah.

Salah satu keutamaan sedekah adalah dapat mendatangkan rezeki lagi kepada kita. Jika kita yakin bahwa diri kita bersedekah karena Tuhan Yang Maha Pemurah, maka Tuhan akan menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik – dan itu amatlah mudah bagi-Nya.

  1. Sedekah dapat menghindarkan bala bencana.

Bagi umat muslim yang sedang berpuasa –semoga puasanya diterima di sisi-Nya– pasti sudah merasakan bagaimana lapar dan hausnya orang yang tidak berpunya. Bayangkan betapa senangnya kita kalau berada di posisi kaum papa tersebut, lalu diberi uang, makanan, pakaian, atau harta benda lainnya (sedekah). Maka kita pun akan berterima kasih dan mendoakan orang yang bersedekah kepada kita.

Salah satu cara Tuhan mengabulkan doa itu adalah dengan menghindarkan si pemberi sedekah dari marabahaya/musibah yang akan menimpanya.

  1. Sedekah dapat menghapuskan dosa-dosa

Sebagai manusia, kita takkan luput dari dosa. Meskipun kita disebut makhluk yang ‘sempurna’, pasti ada saja dosa yang pernah kita lakukan –hanya Nabi yang bersih dari dosa, itu pun karena diawasi dan ‘ditegur’ langsung oleh Tuhan.

Karena itu sebenarnya kita lah yang butuh bersedekah. Tuhan samasekali tidak membutuhkan sedekah kita.

Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“.(HR. At-Tirmidzi).

  1. Bersedekahlah dengan apa saja yang Anda bisa.

Bagaimana kalau kita tak punya uang atau harta benda lainnya?

Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda: “Kamu menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu.”(HR. Bukhari).

Tak punya uang bukan alasan untuk tidak bersedekah. Tetaplah menjadi ‘tangan di atas’ daripada ‘tangan di bawah’. Meski tanpa uang, Anda masih bisa bersedekah tenaga: membantu orang ketika susah, membuang duri (apa pun yang bisa membahayakan orang) di jalan, membersihkan tempat dimana tak ada yang membersihkan; atau bersedekah pikiran, atau –minimal– dengan senyuman manis yang tulus kepada sesama, dan lain-lain.

( sumber: https://zakat.or.id/5-keutamaan-sedekah-dalam-islam/ )

Leave your thought