Fungsi dan Peran Guru (1)

11 Apr
0 comment

Fungsi dan Peran Guru  (1);

Guru adalah profesi yang sangat mulia. Didikan dan ajaran yang tulus dari para guru kepada murid-muridnya akan sangat bermanfaat bagi masa depan para muridnya itu. Namun, guru seperti apa yang ilmunya benar-benar bermanfaat, dan (bahkan) menjadi ‘berkah’ tersendiri bagi sang murid?

Mungkin kita menyangka bahwa tugas guru itu hanyalah mengajar atau memberikan materi, baik itu secara lisan maupun tulis. Namun perlu kita ketahui, kata: ‘guru’ itu merupakan singkatan dari: digugu & ditiru.

Lalu, apakah fungsi & peran guru sesungguhnya? Mari kita simak uraian berikut ini:

  1. Sebagai pendidik

Guru adalah seorang pendidik yang menjadi figur (panutan) bagi murid-muridnya, maupun lingkungannya. Maka seorang guru itu haruslah:

  1. taat hukum dan peraturan yang berlaku
  2. mempunyai standar kualitas pribadi yang baik
  3. bertanggung jawab terhadap tindakannya dalam proses pembelajaran di sekolah
  4. berani mengambil keputusan berkaitan dengan pembelajaran dan pembentukan kompetensi

 

  1. Sebagai pelajar/pembelajar

Dalam tugasnya, seorang guru membantu murid-muridnya dalam meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka seorang guru harus mengikuti perkembangan teknologi agar apa yang ia sampaikan dalam pengajarannya tidak usang dan selalu up to date.

  1. Sebagai pembimbing

Guru harus menyadari bahwa murid-muridnya itu terlahir dengan berbagai potensi dan bakat yang berbeda-beda, yang masih terus dapat ditumbuhkembangkan. Maka seorang guru berperan aktif dalam membimbing dan mengarahkannya. Oleh karena itu, wajib terjalin hubungan dan kerjasama yang baik antara guru dan murid dalam merumuskan tujuan maupun arah yang jelas dalam proses pembelajaran.

  1. Sebagai pelatih

Mengembangkan keterampilan-keterampilan para murid dalam membentuk kompetensi dasar sesuai potensinya masing-masing (bekerjasama dengan guru-guru lain dari sang murid dimana mereka mengajarkan ilmu yang berbeda-beda).

  1. Sebagai penilai

Penilaian merupakan proses penetapan kualitas hasil belajar dan proses untuk menentukan tingkat pencapaian tujuan pembelajaran yang meliputi 3 tahap, yaitu: Persiapan, Pelaksanaan, dan Tindak lanjut.

 

(dari berbagai sumber)

Leave your thought