Agar Anak Kreatif dan Inisiatif Tinggi (2)

24 Mar
0 comment

Agar Anak Kreatif dan Inisiatif Tinggi (2); Virus Corona sedang mewabah, anak-anak di rumah…

Apa yang kita harapkan dari ‘libur panjang’ mereka?

Bagaikan dua sisi mata uang, kondisi ‘libur panjang’seperti saat ini dapat menguntungkan, tetapi juga dapat merugikan… (sila baca postingan artikel sebelumnya)

“Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai” – begitulah pepatah lama mengatakan. Tidak mau bersusah payah mendidik anak, maka jangan berharap banyak pada anak, nantinya, ketika tenaga maupun pikiran mereka kita butuhkan…

Mendidik anak adalah tugas utama orang tua. Tak hanya mendukung pertumbuhan secara fisik, orang tua juga bertanggung jawab mendidik anak secara mental, sejak lahir hingga memasuki usia ‘dewasa’. Itu memang bukan hal yang mudah, butuh kerja keras dan (sekaligus) kerja cerdas yang tanpa batas. Butuh kesabaran, keteladanan, dan penanaman nilai-nilai positif sejak masih kecil. Untuk tujuan itu, inilah yang wajib dilakukan oleh orang tua:

  1. Menjadi teladan bagi anak-anaknya

Siapa yang layak mereka tiru perbuatan maupun perkataannya: Baby sitter?  Tetangga?  Pak RT?  atau  orangtua?

Yak, Anda salah! (Anda jawab: orangtua, kan?  Tergantung, orangtua siapa?  Kalau orangtua orangutan..??  hehehe, just kidding..)

Ayah dan ibu wajib memberi contoh yang baik kepada sang anak, seperti: menolong orang tanpa diminta, peduli sesama, bersikap lemah lembut, berbicara yang baik dan sopan, dll.  Ulangi terus, setiap hari, sampai hal itu menjadi kebiasaan yang sudah melekat dalam diri.

  1. Biarkan anak-anak menyelesaikan sendiri masalah yang dihadapi.

Jangan langsung membantu atau memberikan solusi karena anak akan terbiasa dengan bantuan kita. Tidak apa-apa kalau cara mereka belum ideal-ideal amat, namun mereka akan terbiasa menyelesaikan masalahnya sendiri.

  1. Latih anak-anak agar berpikir ‘kritis’ dan mampu melihat dari berbagai sudut pandang.

Ketika anak-anak memberikan SEBUAH solusi untuk suatu permasalahan yang sedang dihadapi, tanyakan (baca: tantang) mereka untuk melihat dan menemukan solusi lain untuk mengatasi masalah itu.

  1. Beri penghargaan atas jerih payah yang sudah dilakukan.

Hargai usaha anak-anak. Lihat proses yang telah mereka lakukan. Berikan pujian pada setiap progres karena hal ini menumbuhkan semangat mereka untuk terus belajar dan lebih baik lagi.

Leave your thought