Mereka yang lolos SBMPTN Tanpa Bimbel

02 May
0 comment

HAI-online.com – Ketika udah sampe kelas XII, hampir semua siswa ambisius pengen bisa masuk PTN. Karena ngerasa belajar di sekolah nggak cukup, dan belajar sendiri itu susah banget, maka banyak yang ikut bimbel demi bisa memprogram diri sendiri.

Tapi, kunci lolos di SBMPTN itu bukan soal kita ikut bimbel atau nggak, sob, melainkan tekad kita untuk belajar dan mengasah kecerdasan kita untuk memahami soal-soalnya. Karena itulah, HAI menaruh salut untuk mereka yang memilih belajar secara independen dan sukses membuktikan diri kalau mereka bisa mewujudkan mimpinya.

Mari dibaca ceritanya. HAI berharap ini bisa jadi inspirasi dan motivasi kamu untuk belajar, entah kamu ikut bimbel atau pun belajar sendiri.

Semangat!

Pradipta Wisnu Wardana Candra  – Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (2017)

Sejak nggak yakin lolos SNMPTN, aku mulai fokus SBMPTN. Aku milih nggak ikut bimbel karena merasa bisa belajar dengan temen-temen yang pinter. Sempat ragu, sih, nggak bisa lolos. Terutama saat udah deket SBMPTN. Sempat mau daftar bimbel juga, tapi ternyata orangtua lagi banyak keperluan jadi nggak bisa bayar.

Caraku belajar simpel, kok, perdalam mata pelajaran yang kubisa terus yang nggak bisa nggak usah terlalu dipikirin. Tapi tetap aku pelajari semuanya sedikit-sedikit.

Saat ngerjain soal SBMPTN aku pake prinsipku sendiri. Soal yang ku kira bisa aku kerjain bener-bener. Soal yang angkanya terlihat rumit atau aku nggak paham materinya aku lewatin. Jadi, waktuku ngerjain sisa banyak.

Valdo Lohanda – Teknik Lingkungan Universitas Indonesia (2017)

Saya nggak ikut bimbel karena biayanya cukup mahal kalau melihat kondisi keuangan keluarga. Padahal, hampir seluruh temen di sekolah ikut bimbel. Saya sempet tergoda, sih, ikut bimbel. Saya minder karena temen-temen punya pembimbing untuk persiapan. Mereka punya buku bimbingan, ada kontrol nilai, ada paket try out. Saya cuma modal buku fotokopi dan ikut 2 kali try out.

Cara saya belajar adalah dengan melihat pola soal-soal latihan. Saya lihat kunci jawabannya dan mempelajarinya. Kalau kunci jawabannya nggak memuaskan, saya buka Zenius atau YouTube. Saya pelajari polanya sampai paham dan coba ngerjain lagi. Saya agak lemah di kimia dan biologi. Saya pelajari materinya dari kelas 1-3 tapi yang saya ngerti saja. Toh, SBMPTN, bisa ngisi soal manapun yang penting benar.

Fikar School – Sekolah Karakter – Homeschooling

Leave your thought